Ribuan Massa Umat Islam Hadiri Aksi #IndonesiaTanpaJIL
Ribuan umat Islam dari berbagai elemen dan ormas Islam serta individu personal menghadiri Apel Siaga Umat Islam untuk #IndonesiaTanpaLiberal (#IndonesiaTanpaJIL), di Bundaran HI - Istana Negara (Monas) pada Jumat, (09/03/2012). Pada aksi damai yang dihadiri sekitar seribuan massa dari berbagai elemen dan organisasi Islam ini, turut pula sejumlah artis, musisi, masyarakat umum dan banyak lagi. Aksi yang berlangsung sejak Jumat siang hingga sore jelang petang berlangsung damai dan berakhir tanpa adanya sedikitpun kericuhan.
Aksi yang dimulai pukul 13.30 WIB awalnya baru dihadiri oleh ratusan massa. Bahkan aksi menolak pemikiran liberalisme di Indonesia ini juga sempat mendapat ujian saat hujan deras mengguyur ibukota. Bukannya menepi atau mengenakan payung, massa umat Islam makin bertambah banyak.
Sampai pukul 13.45 WIB, aksi tetap berjalan dan massa yang hadir semakin banyak dari berbagai perwakilan ormas Islam. Masuk pukul 13.52 WIB, hujan deras yang sebelumnya mengguyur Jakarta, mulai mereda dan massa umat Islam yang datang semakin banyak, Jumat siang (09/03/2012).
Orasi pertama disampaikan Benard Abdul Jabbar (Korlap) sekitar pukul 14.16 WIB. Pukul 15.01 artis Fauzi Baadila (@fauzibaadilla), Bonty Purgatory (komunitas pemusik underground), dan Ombad Tengkorak (komunitas pemusik underground) diberi kesempatan untuk ikut menyampaikan orasi.
Kepada MuslimDaily.Net, Fauzi menyampaikan bahwa aksi ini (#IndonesiaTanpaJIL) untuk mengedukasi masyarakat dari pemikiran-pemikiran nyeleneh JIL yang sesat dan menyesatkan.
Orasi berikutnya disampaikan oleh Habib Rizieq Shihab sekitar pukul 15.40 WIB dan kemudian dilanjutkan dengan aksi long-march menuju Istana Negara (Monas) sekitar pukul 16.12 WIB.
“Kemarin di tempat ini, ada orang-orang homo, lesbi, bencong dan (aktivis) liberal yang demo cuma lima puluh orang. Tapi semua televisi ikut meliput. Bahkan ada televisi liberal yang ikut menayangkan secara langsung, ” ujar Habib Rizieq lantang.
Pada aksi tersebut, lanjutnya, umat Islam yang hadir ada ribuan. Namun, dia menyinggung bahwa “Indonesia Tanpa Liberal” bisa saja tidak mendapat tempat secara layak di media massa utama.
“Tapi, (meski aksi ini banyak dihadiri massa_red) jangan mimpi masuk televisi, kenapa? Karena kita bukan bencong, karena kita bukan homo, karena kita bukan lesbi, karena kita bukan koruptor,” sambung Habib Rizieq disambut antusias massa.
Sekitar pukul 16.35 WIB, massa umat Islam peserta aksi #IndonesiaTanpaJIL sampai di depan Istana Negara yang sudah disambut oleh puluhan aparat kepolisian. Aparat keamanan yang dikerahkan pun tampak seperti “menganggur”.
Massa yang belum menunaikan ibadah shalat asar kemudian mendirikan shalat asar berjamaah, diimami oleh Habib Rizieq Shihab.
Seusai shalat, aksi dilanjutkan dengan orasi dari beberapa tokoh antara lain Muhammad Al Khaththath dan Munarman yang didampingi oleh Abu Jibril, Habib Rizieq, Alfian Tanjung, dll.
Aksi dilanjutkan dengan pembakaran simbolisasi buku yang mengusung pemikiran liberalisme sebagai bentuk simbolisasi menolak pemikiran liberalisme di Indonesia. Dua buku masing-masing berjudul Fiqih Lintas Agama dan Lubang Hitam Agama. Aksi ditutup dengan doa yang dilantunkan oleh Habib Rizieq Shihab, dan selesai dengan damai tanpa kericuhan.